Penanganan Covid-19

Menko Marvest Luhut minta para Gubernur Mencontoh Gubernur Sulsel

Menko Marvest Luhut minta para Gubernur Mencontoh Gubernur Sulsel

FOTO : Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengikuti Rakor Pengendalian Covid-19 secara virtual bersama Menko Marves Luhut Panjaitan.…

JAKARTA (Otonominews) - Upaya penanganan Covid-19 di Sulawesi Selatan menjadi percontohan untuk dilakukan provinsi lainnya.

Menko Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan saat memimpin Rakor Pengendalian Covid secara virtual meminta gubernur lainnya khususnya di 8 provinsi penyumbang angka terbesar kasus penderita Covid-19 di Indonesia, agar mencontoh langkah Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

Dalam rapat tersebut, Luhut meminta para gubernur di 8 provinsi itu menyediakan pusat karantina bagi para OTG atau orang tanpa gejala.

Luhut menyampaikan, provinsi-provinsi tersebut agar menyediakan tempat isolasi mandiri, sehingga orang tanpa gejala (OTG) Covid-19  tidak menularkan keluarga lainnya

"Saya ingin agar mereka [OTG dan pasien bergejala ringan] dapat dirawat di pusat karantina supaya tidak berpotensi menularkan kepada keluarga mereka," ujar Luhut.

Juru Bicara Menko Maritim dan Investasi Jodi Mahardi dalam keterangan di Jakarta, Jumat, mengatakan permintaan itu disampaikan Luhut saat memimpin rapat koordinasi pengendalian COVID-19 secara virtual, Kamis (17/9).

 

"Pak Menko minta para gubernur untuk meniru langkah yang telah dilakukan oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah," 

 

Jodi menjelaskan, lokasi yang diusulkan menjadi pusat-pusat karantina adalah hotel bintang 2 atau 3.

Dalam rakot tersebut, Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan pemanfaatan hotel sebagai tempat karantina dapat menjadi solusi atas tingginya okupansi ruang ICU di rumah sakit.

"Tentang kesiapan hotel saya sudah berkoordinasi dengan daerah, apabila anggaran daerah kurang kami bisa membantu untuk menyediakan dengan rekomendasi Puskesmas setempat," jelas Doni.

Menurut Jodi, kepala BNPB juga diminta Luhut untuk terus bekerja sama dengan daerah dalam melakukan penyemprotan disinfektan.

"Pak Menko minta Pak Doni untuk menyemprotkan disinfektan ke lokasi-lokasi keramaian setiap hari atau dua hari sekali," ujar Jodi.

Dalam Rakor Luhut juga meminta Kementerian Kesehatan memastikan obat dan terapi yang dibutuhkan untuk kesembuhan pasien-pasien Covid19, terutama yang kritis.

"Beliau ingin ada standar obat bagi pasien Covid-19 di semua daerah, misalnya berkolaborasi dengan RSPAD yang beliau tahu sudah bagus," tambah Jodi.

Menko Luhut meminta agar sampai akhir tahun pemerintah pusat dan daerah fokus menangani Covid-19.

"Menurut Menko mustahil untuk menurunkan total jumlah penderita Covid sebelum vaksin atau obat Covid ditemukan, tapi kalau kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, TNI dan Polri bisa dilakukan dengan sistematis maka laju penambahan kasus dapat ditekan, angka kesembuhan dapat dinaikkan dan angka kematian dapat diturunkan," tambah Jodi.

Khusus kepada aparat TNI dan Polri, Luhut meminta agar operasi yustisi benar-benar dilaksanakan secara konsekuen dan disiplin.

Populer Berita